Keuletan

June 22, 2009 at 3:37 am | In Uncategorized | 2 Comments

- Jawaban.com -

Mazmur 37:23-24
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.

Abraham Lincoln adalah contoh seorang yang ulet dan pantang menyerah. Walaupun mengalami banyak kegagalan dalam hidupnya, ia bangkit kembali dan tidak putus asa. Lihatlah catatan kehidupannya yang dipenuhi kegagalan:

1816 – Keluarganya diusir dari rumahnya. Ia harus bekerja.
1818 - Ibunya meninggal dunia.
1831 – Bisnisnya gagal total.
1832 – Kalah dalam Dewan Perwakilan. Ia kehilangan pekerjaan. Mencoba masuk sekolah hukum tetapi tidak diterima.
1833 – Meminjam uang untuk memulai bisnis dan bangkrut pada tahun yang sama. Ia harus melunasi hutangnya selama 17 tahun.
1834 – Menang dalam Dewan Perwakilan.
1835 – Bertunangan, namun tunangannya meninggal dan ia patah hati.
1836 – Mengalami nervous breakdown dan harus berbaring di tempat tidur selama 6 bulan.
1838 – Ingin menjadi Speaker of State Legislature, tetapi gagal.
1840 – Ingin menjadi Elector, tetapi gagal.
1843 – Ingin menjadi anggota Kongres, tetapi gagal.
1846 – Akhirnya berhasil menjadi anggota Kongres.
1848 – Gagal untuk dipilih kembali sebagai anggota Kongres.
1849 – Melamar pekerjaan sebagai land officer, tetapi ditolak.
1854 – Ingin menjadi anggota Senat, tetapi gagal.
1856 – Mencalonkan diri untuk menjadi Wakil Presiden, hanya mendapat kurang dari 100 suara.
1858 – Kembali mencoba untuk menjadi anggota senat, tetapi kalah.
1860 – Menjadi Presiden Amerika Serikat.

Satu kunci keberhasilannya yaitu ia tidak melihat kegagalannya sebagai satu kejatuhan dan akhir dari segalanya. Lincoln berkata, “Jalan hidup yang saya lalui memang licin dan saya sering tergelincir. Tapi saya bangkit lagi dan berkata kepada diri saya sendiri, ‘Saya hanya tergelincir dan bukannya jatuh, sehingga tidak ada alasan bagi saya untuk tidak bangkit lagi’.”

Apakah Anda menyebut kegagalan itu tergelincir atau kejatuhan dalam hidup Anda hanya tergantung dari niat Anda untuk bangkit kembali.

2 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Sist, aku baru aja baca ayat itu dua haru yang lalu, dan hari ini aku membacanya kembali… aku senang dengan ayat itu. THanks yah sist buat artikel ini sudah diposting, semoga menjadi berkat bagi tiap orang yang membacanya. Selamat bekerja sister ku!

    God bless you all da time.

    • thx yah sist.. huehee…
      mudah2an aku juga bsia jadi berkat buat orang lain..
      dan bisa jadi terang juga buat orang2 yang gelap..
      meskipun aku hitam.. tapi aku bisa jadi sumber terang mereka yang putih.. :) )
      aniway thx yap ^^

      GBU too sist :)


Leave a comment

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.